Welcome
image

Ruqayah, M.Pd


SMPN 4 PATI
Jl. P. Sudirman No. 18 Pati
Jawa Tengah
indonesia
SISTEM PENDATAAN BIODATA SISWA
Link Terkait
FISIKA Net

http://www.fisikaasyik.com/home02/templates/fisikaasyik_T05/images/header_full.gif

http://pembelajaran.fisikaonline.com/theme/children-education/pix/banner.jpg

     Pembelajaran Fisika Online

 

 

 

Besaran Fisika dan Pengukurannya

Pengertian Besaran fisika, Besaran Pokok dan Turunan

Seringkah Kamu mengamati benda-benda atau kejadian yang ada di sekitarmu ? Belajar Fisika berarti kita mempelajari sifat-sifat benda ,kejadian serta gejala alam disekitar kehidupan kita. Seorang dokter memeriksa suhu badan pasiennya, pedagang di pasar menimbang gula yang bermassa 1 kg, seorang pegawai PLN memeriksa kuat arus listrik di sebuah rumah, panjang meja Pak guru 1,5 meter, Sedih, gembira, lelah, . Dari contoh-contoh kejadian tersebut ada yang dapat diukur, akan tetapi ada juga yang tidak terukur.

Sesuatu yang dapat diukur dan hasilnya dapat dinyatakan dengan nilai dan satuan disebut Besaran Fisika. Jadi suhu, massa, kuat arus, panjang, merupakan besaran fisika , karena dapat diukur. Suhu dapat diukur dengan termometer, massa diukur dengan neraca timbangan, kuat arus listrik dapat diukur dengan ampermeter, panjang diukur dengan roll meter. Sedangkan sedih, gembira, lelah bukan besaran fisika karena tidak dapat diukur.

Besaran Fisika dikelompokkan menjadi Besaran Pokok dan Besaran Turunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu dan merupakan besaran dasar. Besaran pokok meliputi tujuh macam besaran seperti pada tabel IA.

Tabel 1.1 Tujuh Besaran Pokok

Besaran Pokok

Keterangan

Satuan

Lambang Satuan

1

2

3

4

5

6

7

Panjang

Massa

Waktu

Suhu

Kuat Arus

Intensitas Cahaya

Jumlah Zat

Panjang dari suatu benda

Jumlah materi dalam benda

Lama atau selang waktu

Derajat panas dingin suatu benda

Jumlah muatan listrik yang mengalir

Daya pancaran cahaya per luas

Jumlah partikel dalam benda

meter

kilogram

sekon

kelvin

amper

candela

mol

 

m

kg

s

K

A

Cd

Mol

 

         

Besaran lain di luar besaran pokok dinamakan besaran turunan. Besaran turunan diartikan sebagai besaran yang dijabarkan atau diturunkan dari besaran-besaran pokok ataupun besaran turunan lainnya. Seringkali besaran turunan diistilahkan sebagai besaran terjabar.

Seorang petani ingin mengukur luas ladangnya. Ia tidak dapat langsung mengukur luasnya menggunakan alat bantu apa pun, melainkan ia harus mengukur panjang dan lebarnya, dimana keduanya merupakan besaran  pokok. Kemudian petani tersebut harus menghitung luas ladangnya dengan cara : Luas = panjang x lebar.

Luas temasuk salah satu contoh besaran turunan. Besaran turunan ada banyak sekali yang bisa disebutkan. Contoh-contoh besaran turunan yang umum dipakai dalam kehidupan sehari-hari antara lain terdapat dalam tabel berikut ini..

 

Tabel 1.2 Besaran Turunan

Besaran

Definisi

Berasal dari besaran pokok

Berasal dari besaran turunan

Luas

Panjang dikali lebar

2 besaran panjang

_

Volume

Luas alas dikali tinggi

1 besaran panjang

luas

Massa Jenis

Massa dibagi volume

Massa

volume

Kecepatan

Perpindahan dibagi waktu

Panjang dan  waktu

_

Kelajuan

Jarak dibagi waktu

Panjang dan waktu

_

Percepatan

Kecepatan dibagi waktu

Waktu

Kecepatan

Gaya

Massa dikali percepatan

Massa

Percepatan

Usaha/Kerja

Gaya dikali perpindahan

Panjang (perpindahan)

Gaya

 

  Pengertian Satuan dan Satuan Internasional

    Kebanyakan masyarakat kita tidak terbiasa menggunakan besaran secara lengkap dalam komunikasi lesan atau tulisan. Sebagai contoh, orang menyebut jarak suatu tempat hanya dengan jauh atau dekat. Semestinya besaran jarak yang dikomunikasikan itu diikuti dengan nilai besaran beserta satuannya. Satuan adalah sesuatu yang menyatakan hasil pengukuran. Umpamanya dikatakan bahwa, sekolah saya berjarak 850 meter dari rumah, bukan sekedar sekolah saya jaraknya jauh. 850 merupakan nilai jarak dan meter satuan dari besaran jarak. Komunikasi  menggunakan besaran secara kuantitatif itu sangat penting dibiasakan sejak dini dari pada sekedar komunikasi kualitatif. Bukankah lebih enak rasanya mengatakan bahwa, tadi pagi saya mandi dengan air bersuhu 33 ºC daripada mengatakan  tadi pagi mandi dengan air panas.

Disamping itu sering kita jumpai masyarakat banyak yang menyatakan hasil pengukuran dengan menggunakan satuan sehari-hari yang berlaku lokal di daerahnya masing-masing. Misalnya untuk satuan panjang masih menggunakan : bahu, jengkal, depa, bata dan sebagainya, untuk satuan massa masih digunakan : pikul, gayung, tumbu dan lain-lain. Sistem satuan pada dasarnya memiliki satuan standar atau baku. Satuan baku tersebut harus memenuhi syarat-syarat antara lain   bersifat tetap, berlaku universal, mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Bila syarat-syarat itu dipenuhi boleh dikatakan satuan yang bersangkutan sudah baik dan baku           

Sistem satuan yang dipakai  standar sejak tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres, Paris menyepakati, terutama digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem metriks yang dikelompokkan menjadi sistem metriks besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metriks kecil atau CGS (Centimeter Gram Second). Satuan beberapa besaran pokok dapat dilihat dalam tabel  berikut ini,..

     

Tabel 1.3 Satuan besaran pokok dalam sistem metrik

No

Besaran Pokok

Satuan Sistem Internasional/MKS

Satuan Sistem CGS

1

2

3

4

5

6

7

panjang

massa

waktu

suhu

kuat arus listrik

intensitas cahaya

jumlah zat

meter

kilogram

detik

Kelvin

ampere

candela

kilo mol

centimeter

gram

detik

Kelvin

stat ampere

candela

mol

 

 

 

 

 

 

 

 

  Satuan Internasional untuk Panjang

            Hasil pengukuran besaran panjang biasanya dinyatakan dalam satuan meter, centimeter, millimeter atau kilometer. Satuan besaran panjang dalam SI adalah meter. Pada mulanya satu meter ditetapkan sama dengan panjang sepersepuluh juta dari jarak kutub utara ke katulistiwa melalui Paris (10p7). Kemudian dibuat batang meter standart dari campuran Platina – Iridium. Satu meter didefinisikan sebagai jarak dua goresan pada batang ketika bersuhu 0 C. Meter standart ini disimpan di Internasional Bureau of Weights an Measure di Sevres dekat Paris.

            Batang meter standarf dapat berubah dan rusak karena dipengaruhi suhu, serta kesulitan dalam menentukan ketelitian pengukuran, maka tahun 1960 batang meter standart dirubah. Satu meter didefinisikan sebagai jarak 1650763,72 kali panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan oleh atom gas krypton 86 dalam ruang hampa pada suatu lucutan listrik.

            Pada tahun 1983 Konferensi Internasional tentang timbangan dan ukuran memutuskan satu meter merupakan jarak yang ditempuh cahaya pada selang waktu 1/299792458  sekon. Penggunaan kecepatan cahaya ini, karena nilainya dianggap selalu konstan.

 

Satuan Internasional untuk Massa

 

Pernakah kamu pergi ke pasar tradisional ?.Dalam pembicaraan sehari-hari pedagang di pasar sering menggunakan satuan massa untuk besaran berat, misalnya berat beras itu 50 Kg, berat gula pasir tersebut 80 ons. Hal ini dapat membingungkan. Dalam SI satuan berat adalah Newton, nilainya dapt berubah –rubah karena dipengaruhi gaya gravitasi bumi, sedangkan massa mempunyai satuan Kg, ons, gr atau ton. Dan nilainya tetap.

            Dalam hubungan perdagangan tradisional dan internasional  sangatlah diperlukan suatu besaran massa yang standart. Besaran massa dalam SI dinyatakan dengan satuan kilogram (Kg). Para ahli mendefinisikan satu kilogram sebagai massa sebuah silinder yang terbuat dari bahan campuran Platina dan Iridium yang disimpan di Sevres dekat Paris. Massa standart 1 Kg dapat juga disamakan dengan massa satu liter air murni pada suhu 4 C.

 

Satuan Internasioanl untuk Waktu

            Pada awalnya satuan waktu dinyatakan atas dasar waktu rotasi bumi pada porosnya yaitu 1 hari. Karena waktu berputar bumi tidak tetap maka waktu 1 hari berubah-rubah. Dalam SI, satuan waktu dinyatakan dalam satuan detik atau sekon. Para ahli mendefinisikan satu detik sama dengan selang waktu yang diperlukan oleh atom cesium-133untuk melakukan getaran sebanyak 9192631770 kali.

 

Materi Dapat Di Download Di Link di bawah ini :

1. scribd.com
2. 4shared.com

Copyright @ ald o

 

 

 

 

 

Sun, 1 Nov 2009 @09:32

Copyright © 2017 SMPN 4 PATI · All Rights Reserved