Welcome
image

Ruqayah, M.Pd


SMPN 4 PATI
Jl. P. Sudirman No. 18 Pati
Jawa Tengah
indonesia
SISTEM PENDATAAN BIODATA SISWA
Link Terkait
FISIKA Net

http://www.fisikaasyik.com/home02/templates/fisikaasyik_T05/images/header_full.gif

http://pembelajaran.fisikaonline.com/theme/children-education/pix/banner.jpg

     Pembelajaran Fisika Online

 

 

 

Pelaksanaan Program RSBI SMPN 4 Pati

A. Pelaksanaan Program

  Pelaksanaan pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris pada awalnya dilaksanakan secara terbatas mulai tahun 2004/2005 pada sekolah-sekolah koalisi di Indonesia . Namun demikian tidak menutup kemungkinan bagi sekolah lain yang mampu melaksanakan program ini dengan kriteria-kriteria tertentu. Pada tahap pelaksanaan ini, yang perlu mendapat perhatian adalah tingkat kesiapan segala input yang diperlukan untuk berlangsungnya proses belajar mengajar, terutama bahan ajarnya. Sedang pada proses belajar mengajar, interaksi guru dan siswa (perilaku guru dan perilaku siswa dalam kelas) merupakan fokus perhatian. Hal penting lainnya sebagai salah satu indikator untuk mengetahui ketercapaian program ini adalah sistem penilaian yang dilakukan terhadap kemajuan prestasi siswa.

  B. Laporan

  Sekolah harus membuat laporan secara periodik tentang perkembangan dan kemajuan program yang dilaksanakan di sekolah. Laporan ini terdiri dari:

  1. Laporan kemajuan program yang dilakukan secara periodik setiap akhir semester;
  2. Laporan penggunaan dana.

Bentuk laporan mengacu pada buku MBS yang diterbitkan oleh Dit. PLP, khususnya buku II bagian pelaporan. Bagi Sekolah Standar Nasional yang melaksanakan Pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris, laporan program ini tidak berdiri sendiri, akan tetapi merupakan bagian integral dari laporan menyeluruh yang dibuat oleh sekolah standar nasional.

  C. Peran dan Tanggung Jawab Instansi

  Agar tujuan program pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris dapat dicapai diperlukan peran serta dari pihak-pihak terkait sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Berikut ini diuraikan peran serta masing-masing pihak secara singkat.

  1. Direktorat PLP

Secara umum, tugas dan tanggung jawab Pemerintah Pusat c.q. Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, antara lain berperan serta dalam:

  1. penyusunan materi pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris untuk siswa lengkap dengan buku pegangan guru termasuk cara-cara mengevaluasinya;
  2. pengembangan media pendidikan sebagai dukungan terhadap guru;
  3. dukungan fasilitas lainnya secara terbatas;
  4. penyusunan panduan pengembangan pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris;
  5. melakukan sosialisasi program;
  6. Melakukan supervisi klinis, termasuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program bersama Dinas Pendidikan Propinsi dan Kabupaten/Kota.
  1. Dinas Pendidikan Propinsi

Pada dasarnya Dinas Pendidikan Propinsi berperan serta dalam mengkoordinir kegiatan-kegiatan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang terkait dengan rintisan pengembangan pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris, misalnya dalam hal:

  1. penentuan sekolah pelaksana program;
  2. membantu, mendukung, dan menjembatani bekerjasama dengan dinas terkait untuk ketersediaan bahan ajar dan perangkat pembelajaran yang diperlukan sekolah;
  3. melakukan supervisi klinis, termasuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program.
  1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota

Pada dasarnya Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota berperan aktif dalam hal:

  1. penentuan sekolah pelaksana program;
  2. membantu, mendukung, dan menjembatani kerjasama dengan dinas terkait ketersediaan bahan ajar dan perangkat pembelajaran yang diperlukan sekolah;
  3. melakukan pengarahan dan pembimbingan;
  4. melakukan supervisi klinis, termasuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program.
  1. Sekolah

Sekolah merupakan unit utama yang menyelenggarakan pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris. Agar pelaksanaannnya dapat dilakukan secara efektif dan efisien, maka sekolah bersama-sama dengan Komite Sekolah menyusun rencana pengembangan sekolah terkait dengan program yang dimaksud, melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien, melakukan monitoring dan evaluasi, membuat laporan kemajuan, dan memperbaiki program-program berikutnya. Peran kepala sekolah dalam hal manajemen dan kepemimpinannya sangat diperlukan untuk mendukung kesuksesan pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris. Sekolah juga membuat laporan terhadap jalannya program di sekolah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan Propinsi dan Direktorat PLP.

  1. Guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Guru yang mengajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris melaksanakan penyiapan, pelaksanaan, dan penilaian proses belajar mengajar yang dilakukan secara efektif dan efisien. Guru-guru tersebut diharapkan selalu menjadi pebelajar yang cepat karena rintisan program yang dimaksud merupakan sesuatu yang baru. Inovasi-inovasi pembelajaran harus dilakukan agar dapat mempermudah para siswa dalam memahami materi pembelajaran dalam bahasa Inggris. Selain itu, diharapkan guru-guru tersebut juga dapat melakukan penelitian tindakan kelas berdasarkan permasalahan yang dihadapi atau muncul ke kelas. Harapannya ke depan, proses pembelajaran MIPA dalam bahasa Inggris di sekolah tersebut akan bertambah baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan karena model pembelajaran dalam proses belajar mengajar yang diterapkan di sekolah tersebut berakar dari hasil pengembangan para guru di sekolah tersebut yang tentu sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik. Termasuk dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah penyempurnaan/perbaikan perangkat pembelajaran yang ada yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pembelajaran di sekolah tersebut.

Satu hal lain yang penting adalah terekamnya semua kegiatan pembelajaran di kelas dalam bentuk Jurnal Pembelajaran. Setiap pembelajaran yang dilakukan dicatat yang meliputi kendala yang dihadapi serta bagaimana mengatasi kendala tersebut. Hal ini perlu sekali dilakukan sebagai upaya untuk perbaikan ke depan. Selain itu pengamatan yang dilakukan oleh teman sejawat juga perlu dilakukan. Hal-hal yang terjadi selama pembelajaran tersebut direkam dalam lembar observasi, yang diikuti dengan refleksi/diskusi terhadap apa yang telah diamati.

Bagi guru-guru Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (Fisika atau Biologi), dan guru bahasa Inggris yang menjalankan program ini dengan baik, seharusnya mendapatkan ”penghargaan” dari sekolah dan/atau dinas terkait. Penghargaan dapat berupa angka kredit untuk keperluan kenaikan pangkat maupun bentuk-bentuk penghargaan lainnya misalnya berupa insentif. Sekolah seharusnya mengatur secara jelas untuk keperluan tersebut.

Satu hal yang perlu mendapatkan perhatian adalah jika di kemudian hari setelah berjalannya program ini ternyata terdapat siswa yang merasa tidak mampu untuk mengikuti program ini dan mengajukan untuk mengundurkan diri, apabila alasannya kuat, pengunduran diri tersebut dapat dikabulkan. Atau misalnya, setelah siswa mengikuti program ternyata hasil evaluasi selama dua semester menunjukkan bahwa siswa tersebut dikategorikan tidak mampu dilihat dari indikator nilai ketuntasan siswa selama dua semester tersebut, maka siswa tersebut dimungkinkan untuk pindah ke kelas reguler, yaitu kelas yang menggunakan medium bahasa Indonesia. Pada prinsipnya program ini tidak dapat dipaksakan bagi siswa yang belum/tidak siap untuk mengikuti program.

Bagi siswa yang berhasil mengikuti program ini selama tiga tahun dengan indikator mencapai ketuntasan seperti yang sudah ditetapkan, maka siswa-siswa tersebut berhak menerima semacam ”penghargaan” atau ”reward ” dari sekolah dalam bentuk sertifikat yang menerangkan bahwa siswa tersebut sudah berhasil mengikuti program ini dengan predikat tertentu sesuai dengan tingkat pencapaian siswa.

  1. Guru Bahasa Inggris

Mengingat latar belakang pendidikan guru-guru yang mengajar Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris, berasal dari latar belakang pendidikan yang tidak disiapkan untuk mengajarkan Matematika atau IPA dalam bahasa Inggris, maka diperlukan bantuan dari guru-guru bahasa Inggris di sekolahnya. Peran serta guru bahasa Inggris ini dapat sebagai tutor, guru pendamping, atau nara sumber dalam hal materi yang berkaitan dengan bahasa Inggris bagi guru-guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Untuk keperluan tersebut, sekolah perlu memperhatikan jadwal mengajar dan beban mengajar guru-guru MIPA dan guru bahasa Inggris. Jadwal mengajar antara guru MIPA dan guru bahasa Inggris seharusnya diatur sehingga memungkinkan dijalankannya team teaching. Ketika guru bahasa Inggris menjalankan fungsi tersebut maka waktu yang digunakan untuk itu juga harus dihitung sebagai beban mengajar.

D. Pembiayaan

Dana bantuan program pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam bahasa Inggris yang diberikan oleh Direktorat PLP kepada sekolah pelaksana terbatas program ini digunakan untuk mendukung pelaksanaan program yang sudah direncanakan dalam RPS, serta dalam rangka membantu meningkatkan ketercapaian program ini. Sifat dana bantuan yang diberikan kepada sekolah bersifat tidak selamanya. Artinya suatu saat akan dikurangi bahkan dihentikan. Oleh karena itu sekolah diharapkan memanfaatkan seoptimal mungkin untuk mendukung kesuksesan program, serta memperhatikan keberlanjutan program di masa yang akan datang Teknis penggunaan dana merujuk pada aturan dan ketentuan keuangan yang berlaku.

Wed, 15 Jul 2009 @12:11

Copyright © 2017 SMPN 4 PATI · All Rights Reserved